Archive | something you just FEEL RSS feed for this section

selamat malam, hati..

21 Jan

aku merindumu..

ya sudah.. aku hanya ingin mengatakan itu.. sungguh aku ingin ada di sana bersamamu.. menemani malammu, menyediakan secangkir teh hijau dengan kelopak jasmin yang menyegarkan, dan tersenyum menyemangatimu.. sungguh, andai raga ini bisa kubagi..

aku dan hujan

31 Dec

untukku, hujan seperti pembasuh hati yang panas.. saat galau dan rasanya ingin berlari ntah ke mana, hujan rintik yang tenang membuatku merasa disambut. dan aku pun sering kali menyambutnya. pulang kantor, berjalan di bawah rintik hujan sambil menengadahkan kepala dan merentangkan tangan. ah, nyamannya ketika bulir-bulir air cantik itu mendarat di kedua pipiku, di kelopak mataku, juga di kedua telapak tangan yang kutatapkan ke arah langit..

saat orang menggerutu karena hujan yang masih rintik, aku mencintainya.. mencintai terpanya.. mencintai betapa indahnya bulir-bulir air itu membasahi rerumputan dan mengetuk-ngetuk jendela..

azrabezadic.deviantart.com

lelaki teknik..

30 Dec

akhir-akhir ini, aku baru menyadari sesuatu.. ternyata, aku memang harus menikahi laki-laki dengan latar belakang teknik.. hehe.. bekerja di perusahaan penerbit seperti ini, memperluas pergaulanku. sebagai editor, mau tidak mau, aku bergumul dengan orang-orang yang jago bahasa.. kebanyakan editor di sini perempuan, hanya ada segelintir laki-laki, apalagi laki-laki yang latar belakangnya teknik. mungkin cuma divisiku saja yang ada laki-laki berlatar belakang tekniknya, karena memang yang kami kerjakan adalah buku teks kuliah MIPA dan teknik.

aku sih, nyaman-nyaman saja bergaul dengan semuanya.. eh, ada sih beberapa yang bikin ga nyaman *lirik manusia purba*, tapi rata-rata seru dan menyenangkan kok. apalagi mereka-mereka yang punya latar belakang pendidikan berbeda denganku. sosial. apa pun jurusannya. aku sering terkesima dengan pengetahuan mereka tentang tokoh-tokoh Indonesia *dan dunia juga*. sementara aku rasanya tidak mengenal sosok-sosok yang mereka bicarakan, mereka bisa membahas tentang orang-orang itu dengan detail. wow! awalnya sih aku suka dengerin, karena memang itu hal baru untukku. tapi lambat laun, aku bosan. bagiku, apa sih asiknya politik? apa sih asiknya orang-orang itu? sebagai perempuan saja, aku tidak peduli pada gosip artis. sering kali saat berkumpul dengan teman-teman perempuan, aku tidak tahu siapa yang mereka bicarakan. padahal, katanya, orang itu artis. ah, peduli apa aku?

nah, punya pacar calon suami dengan latar belakang teknik dan punya teman-teman satu lingkungan dengan latar belakang sosial, membuatku membuka mata. sepertinya aku memang lebih cocok punya suami *imam* yang berlatar belakang teknik deh. hey, ini bukan diskriminasi or what-so-ever ya.. mungkin karena ayahku yang teknik banget, dan aku terdidik dalam keteknikan beliau, ditambah dengan aku yang kuliah di jurusan teknik, dan berkubang bersama teman-teman yang sama-sama teknik, aku jadi lebih menikmati pembicaraan “anak teknik” dibandingkan “anak sosial”. bahkan.. aku prefer laki-laki teknik daripada laki-laki yang dari kedokteran. padahal, kurang bright apa sih mereka? ya kan? tapi ya ituuu.. seumur hidupku sepertinya aku sudah dicelupkan ke dalam dunia teknik.. meskipun aku cinta juga sih kepalangmerahan..

so, Didik Pramuji.. dengan segala ketidakromatisanmu itu, dengan segala hobimu yang berhubungan dengan elektronik, ngoprek, dan lain-lain itu.. yes, I have chosen you.. ya, aku nyaman bersamamu, meskipun kamu kadang bikin aku sakit kepala karena ngomongin teori kontrol saat kita makan malam ;) atau ketika kamu ngomongin masalah fenomena transpor *iya, aku memang dapet nilai A, tapi udah lupa tuuu*. meskipun aku mungkin ga bisa juga kalo soal-soal teknik, atau tetep aja bloon kalo dengerin mereka-mereka ngomongin masalah yang teknis-teknis gitu, but hey, this is my world.. and I’m lovin’ it.. thanks to my beloved father.. :*

 

merry meet..

25 Aug

merry meet, merry part, and merry meet again

sebuah ucapan dalam serial buku House of Night ketika saling berpisah.. mungkin artinya kira-kira, “selamat tinggal/jalan, semoga kita bertemu lagi…”

merry meet, merry part, and merry meet again

merry meet, merry part, and merry meet again

merry meet, merry part, and merry meet again

kenapa aku terus-menerus terngiang kata-kata itu ya..? setiap pertemuan pasti akan berakhir dengan perpisahan.. kadang perpisahan hanya terjadi untuk selang waktu tertentu, namun kadang perpisahan terjadi untuk selamanya. menurutku, yang harus kita lakukan hanyalah berserah dan ikhlas.. ada Allah yang Maha Mengatur segalanya.. ada Allah yang Maha Pemilik.. semua yang datang, dan semua yang pergi, semua milik Allah… kita hanya mediator, pengemban amanah..

bismillah.. :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.