minus tiga puluh

kemarin malam, aku sempat berbincang-bincang sama si bunda.. ya, setelah beliau menemaniku makan salad dan buah-buahan, minum herbalife, dan memintaku untuk lari di treadmill (gagal sih). beliau menanyakan soal kamarku.

“jadinya mau ganti tempat tidur ga?”.

“mau!”, jawabku sambil cengengesan seneng.. asik, tempat tidur yang gedean.. 😀

“pengen yang kya gimana?”.

“pokoknya yang ga setinggi sekarang. yang sekarang tinggi banget ya, bun..”. tempat tidurku memang cukup tinggi. ga bisa buat lari-lari terus langsung ngegabruk di atasnya, karena pasti nabrak sisi tempat tidurnya dulu sebelum bisa menghempaskan diri di atasnya. hehe.. ini contoh yang buruk.. :p

“terus perlu apa lagi kira-kira perabot kamarnya?”, tanya si bunda lagi..

“humm.. meja rias?”

“yang kya gimana?”

“yang kya punya ibu, yang buat kamar pengantin ibu dulu.. simple gitu aja bun..”, jawabku sambil mikirin meja rias si bunda yang sekarang ada di Qatar itu.

“kalo ayah ngasih uangnya, mending sekalian jati aja”, sambung si bunda.

“ga mau ah, gelap. nanti kamarku jadi keliatan makin kecil dong?”

“jangan jati gelap, yang warna gini aja”, sahut ibuku sambil mengetuk-ngetuk meja-lacinya.. dan beliau kemudian bercerita tentang furnitur jati yang baru saja dilihatnya di PIM kemarin pagi.

deg-degan bo! makin dekat saja nih hari-H, sementara statusku di kantor belum jelas, dan si ibu beserta bude-budeku masih bingung mau memakaikan baju apa ke pakde-pakde dan anggota laki-laki lainnya dalam keluargaku. beskap atau batik saja? aku sih vote untuk batik aja ya, yang simpel aja lah.. 😀 ya ga?

anyway.. jadi hari ini, si calon pengantin pria a.k.a. calon suamiku a.k.a. Didik Pramuji si pacarku itu, janjian ketemu sama penghulu kami. Pak Abdul Hafid, kepala KUA Cilandak. jadi Didik akan pulang cepat hari ini, dan aku dijemput dari kantor! yihaa.. pulang ga kenapanasan naik bis.. 😀 *nyengir lebar*. abis itu, kami mau ke penjahit beskapnya si Didik di Cinere, mungkin langsung lanjut ke Tante Datie yang bikin kebayaku.

ini hari ketigaku mengkonsumsi herbalife, dan aku suuuuuper lapar.. sampai-sampai si Heidy ngasih link ini ke aku.. bwehehe.. HINDARI makanan pedas? oh, get real! ga mungkiiiiin.. >.< sabar-sabar aja deh nahan laper, meskipun makan siangnya ‘hanya’ salad.. hey, alhamdulillah masih bisa makan kan? 😉

there’s my lunch.. lettuce, corn, cucumber, apple, lemon, a bit of tuna shred, and potato. 🙂 me love potato!

Batal Bareng Tim Perti 1432H

satu kata: SERU!!!

sebagai anggota termuda editorial perti, dan sebagai “jembatan” ke pemasaran, saya ditunjuk sebagai panitia pengurus buka bareng ini. “dimanfaatkan” sama yang lain nih.. 😀 tak papa lah, asal bisa rame-rame..

sebenernya kalo dibilang gw panitia, engga juga sih, karena semua dibicarain bareng kok.. mulai dari tanggal, sampe tempat. tanggalnya memang usulku sih, 16 Agustus 2011, karena besoknya libur, jadi kan lebih santai. iya bukan? setelah penentuan tanggal, kehebohan selanjutnya adalah masalah tempat, dan akhirnya diputuskan untuk buka bareng di Pondok Laras.

di hari-H, gw sama mbak Ietha nyamperin restorannya untuk booking tempat. alhamdulillah banget, hari itu tinggal ada tiga meja kosong, itu juga hasil cancel-an orang lain. tiga meja itu pas buat 20 orang, kami sekitar 21 orang. alhamdulillah banget.. ^^

difoto sama si Widi..

alhamdulillah, semua orang kyanya bersenang-senang. walaupun kadang gw jadi objek kejailan mereka, yah, tak papa lah.. di sini, gw jadi lebih kenal sama temen-temen marketing. si A yang ternyata becanda mulu, si B yang ga gabung sama cowo-cowo lain, malah ngobrol sama editor-editor cewe, si C yang.. yah, bgitu deh.. tim ini sangat berwarna ternyata.. kompak ya! walaupun ga semua dateng, tapi kami bener-bener enjoy malam itu. I know I did.. 🙂

pesanan makanannya agak berlebih *oke, nasinya lebih banget*, jadi setelah orang-orang selesai makan, gw lanjut ngemilin lauknya. pertama kali yang gw makan adalah tempe penyet, terus makan gurame goreng juga.

ini guramenya! kiri ke kanan: mbak amalia, mbak yayat, gw, atika

gurame itu gw pretelin, sambil cocol2 ke kecap.. tapi kenyang juga ya.. akhirnya menyerah, dan masih lumayan bersisa. sayangnya, orang-orang yang ditawarin pada ga mau. baru beberapa menit kemudian, mas Adi datang menyelamatkan si gurame.. thank you!

mas Adi serius banget makannya.. 😀

setelah selesai sama urusan bayar membayar, kami pulaaang.. tapi sebelumnya tetep foto2 dulu.. difotoin sama mas2 Pondok Laras..

tim perti! 😀

seruuuuuu... ^^

sekarang gw bertanya-tanya.. tahun depan, masih ada siapa aja dan nambah siapa ya..? 🙂

pancake durian

it was a really hot day yesterday, and I was wearing skirt to work, expecting that my bf will pick me up. but his car broke down, so he couldn’t come get me. I had to take a bus home, and decided to get off at All Fresh – a fruit store – to get some fruit. I needed some at home. circling around the store, I found this: a pancake durian! it was pretty expensive, but I wanted to try it.

a durian pancake

there’s a pack of two, and a pack of one. but of course I had to get the pack of two, remembering how my brother also loves durian. hehehe.

bitten durian pancake

the taste is GREAT!! I think they have chosen a very good durian to make it. buuut.. it tastes just like the real durian. there’s nothing special about it being a pancake. I don’t get the difference.. :-/ was it worth it? well, I think I’ll buy the real durian next time.. 🙂

Poin Square after work..

as a young [future] housewife, I have to take care of things at home. with mom being away, and I become the lady of the house *am I?*, I take care of bill payments, assistant’s monthly payment, grocery shopping, and sooo many more things.

so there I went, to Poin Square after work. I went grocery shopping first, buying detergents, some yoghurt and juice for my lovely brother, chilli sauce in a jar, cooking oil, and circled the fruit section. a bunch of yellow stuff caught my eyes. bananas! I approached the stall, and found barangan banana. my mom’s favorite! oooh, how I wish she were here. I’ll buy it for her without any hesitation.

barangan banana

when a barangan banana is ripe, it is a little reddish, and it tastes so sweet! I didn’t buy it, though. and now I regret that decision.. -_____-”

after doing my chores, I found my self in a book store. oops! hahaha.. yes, blame me for loving books so much.. just can’t keep them away.. >.< I bought 10 bundles of brown wrap paper for office, a novel entitled “writer vs editor” *I think it’ll be cool”, and two Kariage-Kun comics. in this discount bookstore, we could get a free book wrap if the book’s price is more than IDR 20.000, which of course, not the price of a usual comic book. a Kariage-Kun comic book costs IDR 15.000 each, so they usually don’t wrap a comic book. but this time, they do! maybe because I’m a regular customer there.. I dunno. but me HAPPY!! ^^

wrapped comic books!

and while waiting for my books to be wrapped up, I waited patiently close to the cashier, and my eyes caught these!

choice!

my office’s free magazine! yes, it’s CHOICE.. 🙂 so go get your newest CHOICE edition at its pick up places! TM Bookstore at poins is one of them.. 😉