hehe.. iya, satu kata itu.. sering banget dilontarkan sang pacar – soon to be husband, amin! – kepadaku. meskipun usianya lebih muda dibandingkan aku, tidak demikian dengan sikap dan pemikirannya. malah aku, yang notabene lebih tua, berkelakuan layaknya anak kecil. manja, ngambekan, berpikiran pendek, dan lain-lain deh.
selasa kemarin, sepulang kerja, kami menyempatkan diri main ke PIM. inginnya sih nonton Alvin & The Chipmunks yang jam 19.15, tapi dapatnya yang 21.25.. jadilah, kami punya banyak spare waktu untuk digunakan. looking at the bright side, kami jadi bisa makan dengan tenang, membelikan buku Manusia Setengah Salmon untuk si Monik, liat-liat sepatu si VNC, dan bertandang juga ke Toys City.
di ToysCity inilah, kata itu kembali terlontar. “Bocah..”, ujarnya sambil tertawa kala itu. hey, apa karena itu ya aku jadi berkelakuan seperti anak kecil? karena aku senang melihatnya tertawa? *ngeles :p* kata itu terucap saat dia memperhatikan aku yang sedang asyik bermain dengan seperangkat kompor mainan beserta sayur2an mainannya. bagaimana aku tidak jatuh cinta pada mainan itu? selain warnanya yang pinky, sayur dan ikan yang ada di sana, benar-benar bisa di”potong” karena direkatkan menggunakan velcro. beneran pengen beli.. 😀
ternyata diam-diam dia mengabadikan gambarku yang sedang asyik bermain.. 🙂
sebelum kami berpisah di ToysCity – dia ke arah mainan cowo dan aku ke arah mainan cewe – aku sempat bertanya, “Can we get this for our daughter?”. “Yes, of course..”, he said. “Can we get it now?”. “What?? Now???”. “Yes, now.. Can we?”. “Now??….”. “Hehe.. we’re not even married yet..”, I replied. :p
benar-benar menikmati permainan itu, meski hanya sejenak..


You must be logged in to post a comment.