bolu kukus

kemarin pagi, si suami tiba-tiba minta dibuatkan bolu kukus. padahal saat itu, bahan-bahannya tidak tersedia. jadi akhirnya suami nganterin aku ke Giant dekat rumah untuk melengkapi bahan-bahan yang diperlukan.

sampai di rumah, aku baru sadar kalau kertas cup yang biasa dipakai untuk bikin bolu kukus sudah habis, tinggal tersisa 11 lembar. bingung deh. akhirnya nyobain pake kertas cup yang biasa dipakai untuk muffin, ternyata bisa.. 😀 tapi tetap kuletakkan di atas alumunium foil cetakan bolu kukus.

dan ntah kenapa, adonan kali ini rasanya lebih berat dan lebih kental dari biasanya. mungkin karena aku tidak memakai SP yang biasanya, ya? karena capek masukin sedikit-sedikit ke cetakan bolu kukus yang biasa, akhirnya aku masukin ke cetakan loaf, biar sekalian besar. :p *pemalas*. tapi alhamdulillah bisa tuh.. 🙂

resepnya kudapat dari ibu. dulu pertama kali aku bikin kue tanpa bantuan ibu, ya bolu kukus ini.. 🙂

Bahan:
4 butir telur
500 gr gula pasir
1/4 esens vanili
1 sdm SP
600 gr tepung terigu protein sedang
100 ml air es
300 ml santan dingin

Cara membuat:
1. kocok telur, gula, dan vanili hingga adonan menjadi putih.
2. masukkan SP, kocok lagi hingga adonan mengental.
3. masukkan terigu dan campuran air es – santan, sedikit-sedikit secara bergantian. terus kocok dengan mixer hingga menyatu.
4. pisahkan 1/3 bagian adonan, teteskan pewarna makanan.
5. masukkan adonan putih ke dalam cetakan, ditutupi dengan adonan berwarna.
6. untuk cetakan loaf, lapisi semua sisi dengan margarin, lalu tutup dengan kertas roti. tuangkan adonan putih dan adonan berwarna secara bergantian.
7. kukus dalam dandang yang airnya sudah mendidih, selama 20 menit. jangan lupa bungkus tutup dandang dengan kain lap terlebih dahulu agar air kukusan tidak jatuh menetesi adonan.

bolu kukus cetakan loaf

bolu kukus

bolu kukus cetakan cup

jadi pengen bikin bolu marmer.. 😀

Banana Bread

Sabtu lalu, waktu berkunjung ke rumah mbahnya Didik, kami dioleh-olehi segala macam, salah satunya satu sisir pisang raja sereh. karena kami bekerja, pisang itu akhirnya tergeletak begitu saja, hanya termakan beberapa butir. sebelum busuk dan mubazir, aku browsing makanan yang bisa dibuat dari pisang raja, dan menemukan resep di sini..

tapi kemarin, sesampainya di rumah, aku baru sadar kalau aku tidak punya soda kue. dan karena aku dan Didik lebih suka cokelat, maka kismis diganti cokelat. jadi resepku begini:

bahan:
350 gr (4 buah) pisang raja sereh yang sudah sangat matang. cincang halus, kucurkan setengah potong lemon.
50 ml susu cair, aku pakai susu ultra low fat.
125 gr margarin, aku pakai blueband.
200 gr terigu
2 btr telur
150 gr gula pasir
1/2 sdt garam
2 sdt baking powder
choco chips sesukaku

cara membuat:
1. panaskan oven di 175 derajat celcius.
2. oles loyang loaf dengan margarin, tabur terigu tipis-tipis. sisihkan.
3. panaskan susu, margarin, dan garam. asal hangat dan cair saja.
4. kocok telur & gula dengan kecepatan rendah. asal gula larut saja.
5. masukkan campuran terigu dan baking powder yang sudah diayak. aduk rata.
6. masukkan campuran pisang dan chocochips. aduk rata.
7. masukkan campuran susu dan margarin. aduk rata.
8. tuang ke cetakan, panggang selama 45-60 menit. aku cukup 45 menit, setelah ditusuk lidi sudah kering.

suami yang baru pulang futsal langsung nyobain dan mengacungkan jempolnya padaku sambil bilang, “enak!”. kebahagiaan setelah masak tuh ya ini.. 🙂 bahkan suami minta dibawain kue ini ke kantor.. ^^